Barisan bilangan merupakan urutan bilangan yang dibuat dengan aturan
tertentu. Barisan aritmetika merupakan suatu barisan bilangan yang setiap
pasangan suku-suku yang berurutan memiliki selisih yang sama.
Contoh dari barisan aritmetika adalah sebagai berikut.
Contoh dari barisan aritmetika adalah sebagai berikut.
7, 10, 13, 16, 19, …
Perhatikan bahwa setiap pasangan
berurutan pada barisan tersebut memiliki selisih yang sama, yaitu 10 – 7 = 13 –
10 = 16 – 13 = 19 – 16 = 3. Selisih bilangan-bilangan berurutan pada barisan
aritmetika disebut beda, dan biasanya disimbolkan dengan b.
Sedangkan bilangan-bilangan yang menyusun barisan disebut suku. Suku ke-n
dari suatu barisan disimbolkan dengan Un. Sehingga U5
merupakan simbol dari suku ke-5. Khusus untuk suku pertama dari suatu barisan,
disimbolkan dengan a.
Suku ke-n Barisan Aritmetika
Pasangan suku-suku berurutan pada
barisan aritmetika memiliki beda yang sama, sehingga:
U2 = a + b
U3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b
U4 = U3 + b = (a + 2b) + b = a + 3b
U5 = U4 + b = (a + 3b) + b = a + 4b
U3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b
U4 = U3 + b = (a + 2b) + b = a + 3b
U5 = U4 + b = (a + 3b) + b = a + 4b
Dari pola di atas, dapatkah
ditentukan suku ke-7, suku ke-23, dan suku ke-50? Dengan menggunakan pola di
atas, dapat diketahui dengan mudah suku ke-7, suku ke-23, dan suku ke-50 dari
barisan tersebut.
U7 = a + 6b
U23 = a + 22b
U50 = a + 49b
U23 = a + 22b
U50 = a + 49b
Sehingga suku ke-n dari
barisan aritmetika dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut:
Un = a + (n – 1)b, untuk
n bilangan asli
Deret Aritmetika
Deret aritmetika merupakan penjumlahan
dari semua anggota barisan aritmetika secara berurutan. Berikut ini merupakan
salah satu contoh dari deret aritmetika.
7 + 10 + 13 + 16 + 19 + …
Bagaimana cara menentukan hasil dari
deret aritmetika, jika diambil n suku pertama? Misalkan akan dijumlahkan
5 suku pertama dari barisan 7, 10, 13, 16, 19, …
7 + 10 + 13 + 16 + 19 = 65
Bagaimana jika yang akan ditentukan
adalah jumlah dari 100 suku pertama? Tentunya kita akan kesulitan untuk
menghitungnya satu persatu. Berikut ini adalah cara menentukan jumlah dari 5
suku pertama barisan aritmetika di atas tetapi dengan cara yang berbeda.
Misalkan S5 = 7 +
10 + 13 + 16 + 19, maka

Sehingga nilai S5,
jumlah 5 suku pertama dari barisan tersebut, adalah 26 × 5 : 2 = 65.
Perhatikan bahwa S5
di atas dapat dicari dengan mengalikan hasil penjumlahan suku pertama dan suku
ke-5, dengan banyaknya suku pada barisan, kemudian dibagi dengan 2. Analogi
dengan hasil ini, jumlah n suku pertama dari suatu barisan dapat dicari
dengan rumus berikut:
Sn = (a + Un)
× n : 2
Karena Un = a
+ (n – 1)b, maka rumus di atas menjadi,
Sn = (2a + (n – 1)b) × n
: 2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar